Senin, 30 Juni 2025

Surat Tugas Untuk Dokter Kecil SD

 

PEMERINTAH KABUPATEN SRAGEN

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

SD NEGERI GRINGGING 3

Gringging, Ds.Gringging, Kec.Sambungmacan, Kab.Sragen KP. 57253

 

 


SURAT TUGAS

Nomor : 42.2 / 16 / 04.7.19 / 2022

 

 

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama                           : SUMARNO, S.Pd.

Jabatan                                    : Kepala Sekolah

 

Menugaskan kepada nama yang disebut di bawah ini.

No.

Nama

Asal Sekolah

1.

FILSA DINA WARDHANI

SDN GRINGGING 3

 

Untuk melakukan tugas pada :

Hari                                         : Kamis

Tanggal                                   : 28 Juli 2022

Tempat                                    : Gedung PKPRI Kec. Sambungmacan

Keperluan                                : LCC Tingkat Kecamatan

 

Demikian surat tugas ini dibuat, untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

 

                                                                                                Sambungmacan, 27 Juli 2022

                                                                                                Kepala Sekolah,

 

 

                                                                                                SUMARNO, S.Pd.

                                                                                                NIP. 19651110 198702 1 002

 

Kamis, 26 Juni 2025

Jurnal Pembelajaran Lulus Validasi : Merancang Pembelajaran Berbasis Pendekatan TaRL (Teaching at the Right Level)

 

JURNAL PEMBELAJARAN

MODUL 1

PRINSIP PENGAJARAN DAN ASESMEN (UMUM)

 

Merancang Pembelajaran Berbasis Pendekatan TaRL

(Teaching at the Right Level)

 

 

Nama              : Muin Arifah, S.Pd.

No UKG         : 202000873108

NIM                : 24021145988G

LPTK             : Universitas PGRI Madiun

Unit Kerja      : SDN Jetiskarangpung 1

 

 

PPG GURU TERTENTU

TAHAP 1

TAHUN 2025

 

A.    Pendahuluan

Setiap peserta didik memiliki karakteristik dan kemampuan awal yang berbeda-beda. Kegiatan pembelajaran yang dirancang guru harus mampu memfasilitasi semua peserta didik. Untuk mengungkap kemampuan awal peserta didik, maka perlu dilakukan asesmen diagnostik. Hasil asesmen ini dapat membantu guru untuk memetakan kemampuan awal dan merancang aktivitas berbeda yang sesuai dengan tingkat capaian peserta didik. Tujuannya agar setiap kemampuan peserta didik terfasilitasi dengan baik. Salah satu pendekatan yang dapat membantu guru dalam menyusun rancangan pembelajaran yang mengacu pada tingkat capaian peserta didiknya adalah pendekatan Teaching at the Right Level atau TaRL..

B.     Pengertian TaRL

Teaching at The Right Level (TaRL) adalah pendekatan pembelajaran yang berfokus pada tingkat kemampuan peserta didik. Guru mungkin pernah menemukan peserta didik yang belum mampu mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Sebagai contoh, siswa kelas 3 SD yang belum memiliki kemampuan membaca huruf alfabet. Sekilas, peserta didik tersebut terlihat tertinggal. Namun, bila ditelusuri lebih dalam, kesulitan tersebut mungkin disebabkan oleh pengalaman belajar sebelumnya yang tidak sesuai dengan kemampuan awalnya. Akibatnya, peserta didik tersebut terus mengalami kesulitan belajar.

 

C.    Tujuan Pembelajaran Berbasis Pendekatan TaRL

1.       Membantu siswa mencapai potensi maksimalnya.

2.       Meningkatkan motivasi belajar dan kognitif siswa.

3.       Menciptakan lingkungan belajar yang inklusif.

 

D.    Alur Rancangan Pembelajaran Berbasis Pendekatan TaRL

Alur perancangan dan pelaksanaan pembelajaran berbasis pendekatan TaRL dapat dilaksanakan melalui beberapa tahapan berikut ini:

1.      Guru merancang tujuan pembelajaran, asesmen, dan kegiatan pembelajaran;

2.      Guru melaksanakan asesmen awal pembelajaran;

3.      Guru memperbaiki rancangan pembelajaran dengan mempertimbangkan hasil asesmen awal dan diferensiasi pembelajaran;

4.      Guru mengimplementasikan rancangan pembelajaran;

5.      Guru melaksanakan asesmen sumatif untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran. Hasil asesmen sumatif dapat digunakan untuk penyusunan asesmen awal pembelajaran selanjutnya.

 

E.     Langkah-langkah Konkret Rancangan Pembelajaran Berbasis Pendekatan TaRL

1.      Pemahaman Mendalam tentang Siswa

a.      Asesmen Awal : melakukan asesmen awal untuk mengetahui tingkat pemahaman, gaya belajar, dan minat masing siswa melalui tes tertulis, tugas, atau wawancara.

b.      Observasi : mengamati siswa selama proses pembelajaran untuk melihat kekuatan, kelemahan, dan gaya belajar mereka.

c.       Wawancara : bertanya jawab dengan siswa secara individual untuk memahami lebih dalam tentang kesulitan dan harapan mereka dalam pembelajaran.

2.      Analisis Materi Pelajaran

a.       Mengidentifikasi Konsep Utama : menentukan konsep-konsep utama yang akan diajarkan.

b.      Membedakan Tingkat Kesulitan  : membagi materi menjadi beberapa tingkat kesulitan, mulai dari yang paling mudah hingga yang paling menantang.

c.       Memilih Strategi Pembelajaran : menentukan strategi pembelajaran yang sesuai dengan masing-masing tingkat kesulitan.

3.      Perancangan Pembelajaran yang Berdiferensiasi

a.       Konten : menyesuaikan materi pembelajaran dengan tingkat pemahaman siswa. Misalnya, untuk siswa yang sudah mahir, berikan soal-soal yang lebih kompleks.

b.      Proses : memvariasikan cara siswa belajar. Misalnya, siswa yang lebih visual bisa membuat diagram, sedangkan siswa yang lebih kinestetik bisa melakukan eksperimen.

c.       Produk : memberikan pilihan produk akhir yang berbeda-beda sesuai dengan minat dan kemampuan siswa. Misalnya, siswa bisa membuat presentasi, poster, atau model.

4.      Pembentukan Kelompok Belajar yang Heterogen

a.      Kelompok Campuran : pembentukan kelompok belajar yang terdiri dari siswa dengan kemampuan yang berbeda.

b.      Rotasi Peran : merotasi peran dalam kelompok untuk memberikan kesempatan bagi setiap siswa untuk belajar dari teman sebayanya.

5.      Penyediaan Bahan Ajar yang Bervariasi

a.       Tingkat Kesulitan : Menyediakan bahan ajar dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda, seperti buku teks, lembar kerja, video, atau permainan edukatif.

b.       Media Pembelajaran : Menggunakan berbagai media pembelajaran untuk mengakomodasi gaya belajar yang berbeda-beda.

6.      Fleksibilitas dalam Pembelajaran

a.       Siap Beradaptasi : mempersiapkan untuk mengubah rencana pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa.

b.      Berikan Pilihan : memberikan siswa pilihan dalam menyelesaikan tugas untuk meningkatkan motivasi belajar.

7.      Evaluasi yang Berkelanjutan

a.       Asesmen Formatif : melakukan asesmen berkala untuk memantau perkembangan belajar siswa.

b.      Umpan Balik: memberikan umpan balik yang konstruktif kepada siswa untuk membantu mereka memperbaiki diri.

c.       Refleksi: melakukan refleksi setelah setiap pembelajaran untuk melihat apa yang berjalan dengan baik dan apa yang perlu diperbaiki.

 

F.     Contoh Penerapan Pembelajaran Berbasis Pendekatan TaRL Kelas 3

1.      Tema  : 7. Perkembangan Teknologi Komunikasi

2.      Materi : Keliling Bangun Datar

3.      Tahap 1 : Asesmen Awal

a.       Kegiatan: menyiapkan gambar-gambar berbagai benda sehari-hari yang berbentuk bangun datar yang disiapkan guru

b.      Pertanyaan: Guru bertanya kepada siswa sambil menunjuk gambar.

"Ada yang tahu, jenis bangun datar ini?"

“Ada yang tahu apa saja bagian- bagian dari bangun datar ini?”

c.       Tujuan: Mengetahui pemahaman awal siswa tentang bentuk-bentuk dasar dan kemampuan mereka dalam mengasosiasikan benda dengan bentuk geometri.

4.      Tahap 2 : Pembelajaran Berdiferensiasi

a.       Kelompok 1 (Pemula) : menebalkan garis yang putus-putus di sekeliling bangun datar yang berbentuk bangun persegi dan persegi panjang.

b.      Kelompok 2 (Menengah) : menghitung keliling bangun datar dengan menghitung jumlah garis pada kotak yang dilalui.

c.       Kelompok 3 (Mahir): menghitung keliling bangun datar menggunakan rumus keliling bangun datar.

5.       Tahap 3: Evaluasi

a.        Kegiatan: Saya meminta siswa menggambar bangun datar yang mereka sukai pada buku kotak-kotak dan menghitung kelilingnya.

b.       Tujuan: Mengetahui sejauh mana pemahaman siswa tentang keliling bangun datar dan kemampuan dalam mengekspresikan ide.

6.      Tahap 4 : Pengayaan

Permainan: bermain tebak-tebakan keliling bangun datar yang digambar guru. Kemudian, siswa menebak bentuknya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

REFLEKSI

Setelah mempelajari pembelajaran berbasis pendekatan TaRL, saya memahami pentingnya bagi guru untuk mengakomodasi kebutuhan dan kemampuan siswa yang unik dan beragam. Guru sebagai ujung tombak penentu dalam merancang kegiatan pembelajaran, harus mampu menjadikan kemampuan siswa yang beragam ini menjadi sesuatu kekuatan yang mampu meningkatkan siswa lebih percaya diri dan semangat belajar.

Setelah menerapkan pembelajaran berbasis pendekatan TaRL pada kelas 3 SD dengan cara memberikan fokus pada kemampuan awal belajar siswa, ternyata memberikan hasil yang memuaskan. Pembelajaran tentang keliling bangun datar menjadi lebih sadar (mindful), bermakna (meaningful), dan menyenangkan (joyful) bagi siswa. Mereka akan lebih mudah memahami konsep keliling bangun datar dan mengembangkan minat belajar matematika. Pembelajaran ini mengorientasikan peserta didik agar dapat melaksanakan pembelajaran sesuai dengan tingkatan kemampuan yang dimiliki.

Pendekatan TaRL memungkinkan terjadinya pembelajaran berdiferensiasi di kelas. Berdiferensiasi di sini bukan memperlakukan peserta didik secara berbeda, tetapi melakukan diferensiasi dalam proses belajarnya. Karena meskipun pembelajaran dilakukan oleh guru yang sama, ternyata kemampuan setiap peserta didik dalam menyerap dan mengaplikasikan materi berbeda-beda. Melalui pendekatan ini, guru dapat mengajar siswa lebih fleksibel karena rancangan pembelajaran dapat disesuaikan pada tahap pencapaian tiap peserta didik.

 

SIMPULAN

Pembelajaran berbasis pendekatan TaRL mendapatkan respon positif dari peserta didik. Pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan bermakna. Peserta didik bisa belajar sesuai kemampuan awal yang dimiliki. Pembelajaran menjadi semangat dan meningkatkan motivasi belajar siswa.

 

 

 

DOKUMENTASI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

UMPAN BALIK REKAN SEJAWAT

 

 

 

 

 

 

 

UMPAN BALIK PESERTA DIDIK

               

 

10 Kumpulan Ice Breaking Seru untuk Siswa